BERITA TERKINI
Perencanaan Menu Harian Dinilai Penting untuk Penuhi Gizi Anak Sejak Dini

Perencanaan Menu Harian Dinilai Penting untuk Penuhi Gizi Anak Sejak Dini

Pemenuhan kecukupan gizi anak sejak usia dini dinilai penting untuk mendukung pertumbuhan fisik dan perkembangan otak secara optimal. Masa emas atau golden period terjadi pada usia 0–2 tahun, ketika sekitar 80 persen pertumbuhan otak berlangsung.

Dosen Poltekkes Kemenkes Kupang, Dr. Ina Debora Ratu Ludji, mengatakan dukungan keluarga dan pemerintah diperlukan agar anak memperoleh asupan gizi seimbang. Ia menjelaskan, pada usia 0–6 bulan anak hanya diberikan ASI, kemudian dilanjutkan dengan makanan pendamping ASI hingga usia 2 tahun.

Menurutnya, setelah anak berusia di atas 2 tahun dan mulai mengonsumsi makanan keluarga, perencanaan menu harian menjadi sangat penting. Salah satu bagian yang perlu diperhatikan adalah sarapan, yang disebutnya sebagai komponen penting dalam pemenuhan gizi harian anak.

Keluarga juga didorong memanfaatkan bahan pangan yang tersedia secara lokal agar kebutuhan protein, karbohidrat, lemak, dan vitamin dapat terpenuhi. Perencanaan menu yang baik, kata dia, membantu anak terbiasa mengonsumsi makanan bergizi sejak dini.

Menu harian dapat disusun dengan variasi sumber protein hewani dan nabati. Contohnya, pada hari Senin ikan, Selasa daging sapi atau babi, Rabu telur, lalu hari berikutnya jamur atau sumber protein lainnya. Pola makan bergizi tersebut dinilai dapat memperkuat daya tahan tubuh dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Ina menambahkan, perencanaan menu harian yang bervariasi membantu pemenuhan kebutuhan gizi anak. Jika dilakukan secara konsisten, keluarga disebut dapat berperan aktif dalam mencegah stunting sejak dini.