Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) melalui Dinas Kesehatan menggelar kegiatan Aksi Bergizi di SMP Negeri 6 Kayuagung, Kamis (7/5). Program ini ditujukan untuk mencegah anemia dan stunting dengan membiasakan pola hidup sehat sejak usia remaja.
Kegiatan diikuti para siswa-siswi dan diawali dengan senam sehat bersama di halaman sekolah. Setelah itu, peserta melaksanakan sarapan bergizi dengan menu seimbang serta minum tablet tambah darah (TTD) bersama yang didampingi petugas kesehatan.
Selain aktivitas fisik dan konsumsi gizi seimbang, para siswa juga mendapatkan edukasi tentang pentingnya pola makan sehat, perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), serta upaya pencegahan anemia pada remaja.
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten OKI, Ike Muchendi, menilai pembiasaan hidup sehat di lingkungan sekolah menjadi langkah penting untuk meningkatkan kualitas kesehatan generasi muda. Ia menekankan pentingnya membangun kebiasaan sarapan sehat, rutin berolahraga, dan menjaga asupan gizi sejak remaja sebagai fondasi membentuk generasi yang sehat dan produktif.
Menurut Ike, pencegahan stunting tidak hanya berfokus pada balita, tetapi juga perlu dimulai sejak remaja, terutama remaja putri yang kelak menjadi calon ibu. Ia menyebut remaja putri perlu mendapat perhatian khusus karena anemia dapat berdampak pada kesehatan reproduksi dan meningkatkan risiko stunting pada anak di masa mendatang.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten OKI, Muhammad Lubis, mengatakan anemia pada remaja masih menjadi tantangan kesehatan yang perlu ditangani secara berkelanjutan melalui edukasi dan intervensi rutin di sekolah. Melalui Aksi Bergizi, pihaknya ingin menumbuhkan kesadaran siswa bahwa menjaga kesehatan bukan hanya dilakukan saat sakit, melainkan harus menjadi kebiasaan sehari-hari.
Lubis menambahkan, konsumsi tablet tambah darah secara rutin menjadi salah satu langkah efektif untuk menekan prevalensi anemia pada remaja putri. Ia menyatakan, jika anemia dapat dicegah sejak remaja, risiko stunting pada generasi berikutnya juga dapat ditekan. Karena itu, kegiatan serupa disebut akan terus diperluas ke sekolah-sekolah.
Pemkab OKI berharap Aksi Bergizi dapat membentuk budaya hidup sehat di lingkungan sekolah sekaligus meningkatkan kesadaran generasi muda tentang pentingnya gizi seimbang, aktivitas fisik, dan kebersihan diri guna menciptakan generasi yang sehat, aktif, dan berdaya saing.

