Pedagang daging sapi di wilayah Jabodetabek mengakhiri aksi mogok berjualan setelah pemerintah menjamin harga sapi hidup sebesar Rp55 ribu per kilogram hingga menjelang Idulfitri. Aksi mogok yang semula direncanakan berlangsung sampai Sabtu (24/1) pun dihentikan.
Penghentian mogok terjadi setelah tercapai kesepakatan antara pemerintah dan importir sapi bakalan untuk menjaga harga timbang hidup sapi di tingkat feedlot sebesar Rp55 ribu per kilogram. Kesepakatan itu berlaku mulai Kamis (22/1) hingga menjelang Lebaran tanpa kenaikan harga.
Ketua Asosiasi Pedagang Daging Indonesia (APDI) Wahyu Purnama memastikan seluruh pedagang di bawah naungannya kembali berjualan pada Jumat (23/1). “Mulai malam Jumat, 23 Januari 2026, pedagang daging kembali beraktivitas dan RPH siap memotong sapi,” kata Wahyu dalam keterangan resmi.
Wahyu menambahkan, pemerintah meminta pedagang segera melapor apabila menemukan harga di atas kesepakatan. “Kalau ada yang melanggar, laporkan ke saya dan akan langsung kami teruskan ke pemerintah,” ujarnya.
Pernyataan serupa disampaikan Ketua Umum Jaringan Pemotong dan Pedagang Daging Indonesia (JAPPDI) H. Asnawi. Ia menegaskan tidak boleh ada lagi aksi mogok setelah kesepakatan tersebut. “Kalau ada pengusaha feedlot menjual di atas Rp55 ribu per kilogram, silakan laporkan dengan bukti untuk diteruskan ke Menteri Pertanian,” ucapnya.
Selain memastikan stabilitas harga, pemerintah juga menyatakan pasokan sapi dalam kondisi aman. Kuota impor sapi bakalan sekitar 700 ribu ekor per tahun disebut telah disiapkan dan dialokasikan kepada sekitar 80 perusahaan penggemukan sapi. Pemerintah juga menugaskan BUMN Pangan sebagai stabilisator untuk menjaga keseimbangan harga dan pasokan di tingkat konsumen.
Kementerian Pertanian menegaskan tidak akan membiarkan gangguan distribusi maupun praktik spekulasi yang merugikan masyarakat, terutama untuk mencegah lonjakan harga menjelang Ramadan dan Lebaran.
Menteri Pertanian Amran Sulaiman menyatakan akan mencabut izin importir sapi bakalan yang diduga memainkan harga. “Kami sudah bahas tadi dan bahkan tadi malam langsung kami tindak lanjuti aksi mogok. Tadi katanya menurut laporan itu harga dari feedloter di atas harga yang telah ditetapkan. Hampir pasti izinnya aku cabut kalau dia coba-coba main-main,” kata Amran.
Amran juga menyebut persoalan telah disepakati untuk diselesaikan dan pedagang siap kembali berjualan. “Tadi malam sudah ketemu (dengan asosiasi), sudah sepakat. (Mereka akan) jual lagi. Dan timnya sudah ketemu,” ujarnya.

