BERITA TERKINI
Mengenal Istilah Gaul ‘Six Seven’ yang Viral di Kalangan Gen Z

Mengenal Istilah Gaul ‘Six Seven’ yang Viral di Kalangan Gen Z

Bahasa gaul di internet terus bermunculan dan cepat berganti. Salah satu istilah yang belakangan ramai dipakai kalangan Gen Z adalah “six seven” atau “6-7”. Sekilas terdengar seperti penyebutan dua angka biasa, namun popularitasnya justru lahir dari fenomena viral yang menyebar lintas platform media sosial.

Istilah “six seven” disebut mulai dikenal luas setelah muncul dalam lagu “Doot Doot (6 7)” karya rapper asal Philadelphia, Skrilla, yang dirilis pada 2024. Dalam lagu tersebut, Skrilla berulang kali mengucapkan “six seven” dengan ritme khas. Potongan audionya kemudian banyak digunakan dan menyebar di TikTok serta YouTube Shorts.

Salah satu konten yang ikut mendorong kepopuleran frasa ini adalah klip seorang anak yang berteriak “6-7” di pertandingan basket, tepat sebelum seorang pemain mencetak poin. Video itu cepat menyebar dan sosok anak di dalamnya kerap dijadikan meme. Seiring waktu, klip tersebut mengalami banyak versi editan, mulai dari yang lucu hingga yang dibuat aneh atau menyeramkan.

Lalu, apa arti “six seven”? Sejumlah orang sempat menafsirkan frasa ini sebagai gambaran sesuatu yang “biasa saja”, seperti nilai 6 atau 7 dari 10. Namun, menurut banyak kreator konten—termasuk Philip Lindsay di TikTok—istilah ini pada dasarnya tidak memiliki makna khusus.

“Itu cuma angka yang enak diucapkan, disertai gerakan tangan lucu, dan tidak berarti apa-apa,” kata Lindsay.

Bagi sebagian anak muda yang tumbuh dalam budaya internet, humor tanpa makna seperti “six seven” justru dianggap menghibur. Selain karena terdengar unik dan mudah ditiru, frasa semacam ini juga kerap menjadi “inside joke” yang membuat orang di luar lingkaran tren—termasuk orang dewasa—kebingungan.

Fenomena “six seven” juga dilaporkan merambah ke dunia nyata. Di beberapa sekolah di Inggris dan Amerika, guru disebut dibuat frustrasi karena murid-murid sering berteriak “six seven!” setiap kali angka 67 disebut di kelas. Responsnya beragam: ada guru yang melarang penyebutannya, sementara yang lain memilih memanfaatkannya untuk mencairkan suasana belajar.

Istilah ini juga sempat dibahas dalam serial animasi South Park, yang menjadikannya parodi dari fenomena viral absurd di internet.

Menurut pengamat budaya internet, selera humor generasi muda belakangan cenderung absurd, acak, dan kerap tanpa konteks. Dalam kerangka itu, daya tarik “six seven” bukan terletak pada makna, melainkan pada pengalaman bersama: menirukan, membagikan, dan menikmati keanehan yang sama di ruang digital maupun dalam pergaulan sehari-hari.