BERITA TERKINI
Mahasiswa UNNES Gelar Program DASHAT di Desa Jeruk, Beri Edukasi Gizi Seimbang untuk Ibu Balita

Mahasiswa UNNES Gelar Program DASHAT di Desa Jeruk, Beri Edukasi Gizi Seimbang untuk Ibu Balita

Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Semarang (UNNES) yang tergabung dalam UNNES GIAT 16 melaksanakan Program DASHAT (Dapur Sehat Atasi Stunting) di Desa Jeruk pada 6, 8, dan 11 Juli 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari program wajib UNNES GIAT yang ditujukan untuk mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 2 (Tanpa Kelaparan) dan Tujuan 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera).

Program diselenggarakan oleh Pusat Pengembangan Kuliah Kerja Nyata LPPM UNNES bekerja sama dengan Posyandu Lestari 1 Desa Jeruk. Selama tiga hari, kegiatan dipusatkan di Rumah Kader Posyandu Desa Jeruk dengan sasaran ibu yang memiliki balita usia 6–59 bulan.

Melalui program ini, peserta mendapatkan edukasi dan penyuluhan mengenai konsumsi gizi seimbang bagi balita berdasarkan pedoman “Isi Piringku”. Materi diarahkan untuk membantu ibu balita menyusun menu yang sesuai kebutuhan anak, sehingga dapat diterapkan dalam pola makan sehari-hari.

Rangkaian kegiatan meliputi penyampaian materi gizi seimbang, praktik menyusun menu “Isi Piringku” sesuai usia balita, serta demonstrasi memasak menu bergizi sebagai penerapan materi. Peserta mengikuti sesi edukasi hingga praktik memasak untuk memperkuat pemahaman mengenai pemenuhan gizi anak.

Bidan Desa Jeruk, Elina, menilai kegiatan tersebut bermanfaat dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu balita dalam menyusun menu sesuai pedoman Kementerian Kesehatan. Ia juga mencatat adanya catatan kecil pada menu demonstrasi masak yang dinilai kurang kreatif. “Kegiatan yang dilakukan sudah bagus dan bermanfaat. Namun, ada sedikit kekurangan pada menu demonstrasi masak yang dipilih kurang kreatif. Kami berharap ilmu yang diperoleh dapat diterapkan di rumah sehingga dapat membantu mencegah stunting pada balita,” ujarnya.

Program DASHAT menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN UNNES dalam pemberdayaan masyarakat di bidang gizi, sekaligus upaya mendukung pencapaian SDGs melalui edukasi bagi keluarga yang memiliki balita.