BERITA TERKINI
Mahasiswa KKN UNDIP Sosialisasikan Pemanfaatan Daun Pepaya sebagai Sumber Enzim Papain untuk Pakan Ikan di Tambaksari

Mahasiswa KKN UNDIP Sosialisasikan Pemanfaatan Daun Pepaya sebagai Sumber Enzim Papain untuk Pakan Ikan di Tambaksari

Desa Tambaksari, Kabupaten Kendal, menggelar sosialisasi bersama kelompok budidaya ikan pada 23 Juni 2025 dengan tema “Edukasi Pemanfaatan Daun Pepaya sebagai Sumber Enzim Papain untuk Budidaya Ikan”. Kegiatan ini dilaksanakan oleh mahasiswa KKN Tematik Universitas Diponegoro (UNDIP) sebagai bagian dari program kerja multidisiplin Kelompok 3 Tim 38 KKN-T IDBU UNDIP.

Sosialisasi tersebut diprakarsai Ariska Dwi Yogi Noviana, mahasiswa jurusan Akuakultur. Kegiatan ini berada dalam rangkaian program bertema “Peningkatan Produksi Budidaya Perikanan dan Pengolahan Ikan” yang diketuai Dr. Ir. Diana Rachmawati, M.Si., dengan dukungan dosen pembimbing lapangan Adnan Fauzi, S.T., M.Kom., Faik Kurohman, S.Pi., M.Si., dan Dr. Putut Har Riyadi, S.Pi., M.Si.

Dalam pemaparan materi, mahasiswa KKN menjelaskan bahwa papain merupakan enzim proteolitik dari tanaman pepaya, terutama pada getah pepaya. Enzim ini berperan dalam pemecahan peptida pada protein melalui reaksi hidrolisis, sehingga protein terurai menjadi bentuk yang lebih sederhana.

Daun pepaya disebut sebagai salah satu bagian tanaman pepaya yang memiliki getah dan dapat dimanfaatkan untuk diekstrak menjadi sumber enzim papain. Selain papain, daun pepaya juga mengandung sejumlah senyawa dan mineral, di antaranya karpain, alkaloid karpain, pseudokarpain, saponin, flavonoid, tannin, serta vitamin C, vitamin B1, vitamin E, kolin, dan karposid. Kandungan mineralnya meliputi kalium, kalsium, magnesium, tembaga, zat besi, zink, dan mangan. Berbagai kandungan tersebut dinilai berpotensi dimanfaatkan dalam budidaya perikanan untuk membantu mendukung pertumbuhan ikan.

Sosialisasi juga menyoroti manfaat penambahan enzim papain dari daun pepaya pada pakan ikan. Pertama, enzim papain yang termasuk kelompok protease disebut dapat mempercepat pemecahan protein sehingga penyerapan protein lebih maksimal dan mendukung pertumbuhan ikan. Kedua, penambahan enzim papain dalam pakan dapat mempercepat hidrolisis protein, membuat nutrien lebih cepat tersedia untuk pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan. Ketiga, penggunaan papain dinilai dapat meningkatkan efisiensi pakan karena membantu mengoptimalkan penyerapan protein.

Materi sosialisasi turut memuat informasi dosis penggunaan enzim papain dalam pakan. Dosis yang disebut optimal untuk pertumbuhan ikan adalah 2,25% per 1 kilogram pakan, menggunakan enzim papain yang telah diekstrak dari daun pepaya. Pada dosis tersebut, disebutkan laju pertumbuhan mencapai 5,05% per hari. Pakan dianjurkan diberikan pada ikan berukuran 3–5 sentimeter dan dilakukan secara rutin untuk hasil yang optimal.

Kegiatan edukasi yang dilaksanakan di BUMDes itu mendapat respons positif dari para pembudidaya ikan Desa Tambaksari. Sosialisasi dinilai membantu menjawab persoalan pemanfaatan pakan yang masih rendah. Melalui edukasi ini, diharapkan para pembudidaya dapat meningkatkan efisiensi penggunaan pakan sehingga pertumbuhan ikan budidaya menjadi lebih optimal.