Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Martapura menggelar sosialisasi pengetahuan gizi makanan bagi petugas dan warga binaan bersama dr. Taufik Rahmadi, Sp.G.K dari RSUD Ratu Zalecha Martapura, Senin (14/9). Kegiatan ini diikuti tiga petugas dapur dan 10 pekerja dapur Lapas Perempuan Martapura.
Sosialisasi tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang, kebersihan dalam pengolahan makanan, serta penerapan pola hidup sehat untuk mendukung kesehatan warga binaan.
Dalam pemaparannya, dr. Taufik menjelaskan bahwa pemenuhan gizi seimbang perlu memperhatikan komposisi makanan yang dikonsumsi setiap hari. “Porsi makan itu nasi dan protein sama ukurannya, sisanya baru buah dan sayur,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya konsumsi buah dan sayur untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh. Menurutnya, penyerapan gizi dapat lebih maksimal apabila buah dan sayur dikonsumsi secara rutin sebagai bagian dari pola makan seimbang.
Selain aspek gizi, dr. Taufik mengingatkan pentingnya kebersihan dalam pengolahan makanan. Ia meminta petugas dan pekerja dapur membiasakan mencuci tangan sebelum bekerja, terutama saat mengolah makanan. “Setiap melakukan pekerjaan, apalagi saat pengolahan makanan, jangan lupa cuci tangan karena itu terbukti membunuh kuman hingga 90%,” tuturnya.
Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik (Kasi Binadik) Lapas Perempuan Martapura, Rose Mery, menyampaikan apresiasi atas dukungan RSUD Ratu Zalecha Martapura dalam memberikan edukasi kesehatan kepada petugas dan warga binaan. “Terima kasih atas dukungan dan kerja sama yang diberikan oleh dr. Taufik Rahmadi dan RSUD Ratu Zalecha Martapura. Sosialisasi ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan pengetahuan petugas dan warga binaan mengenai pentingnya gizi seimbang serta kebersihan dalam pengolahan makanan,” kata Rose Mery.
Salah seorang warga binaan berinisial M juga mengaku mendapat pengetahuan baru dari kegiatan tersebut. “Kami sangat berterima kasih atas sosialisasi ini. Banyak pengetahuan tentang gizi dan kebersihan makanan yang bisa kami terapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Lapas Perempuan Martapura menyatakan komitmennya untuk mendukung pemenuhan makanan yang sehat dan bergizi serta meningkatkan kualitas pembinaan kesehatan bagi warga binaan.