BANDUNG — Hari pertama Ramadan 2026 pada Kamis (19/2) dimanfaatkan sebagian warga untuk mencari kudapan menjelang waktu berbuka puasa. Sejumlah sentra kuliner di Kota Bandung biasanya dipadati pengunjung hingga memunculkan antrean panjang.
Namun, pantauan pada hari pertama Ramadan menunjukkan kondisi berbeda di beberapa pusat kuliner di Kota Bandung, Jawa Barat. Sejumlah pedagang masih menutup outletnya karena mayoritas warga memilih berbuka puasa di rumah bersama keluarga.
Situasi tersebut tidak terjadi di kawasan Lengkong Night Street Food. Berdasarkan pantauan di lokasi, kawasan kuliner yang berada di Jalan Lengkong Kecil, Kota Bandung, tetap dipadati warga yang berburu menu berbuka puasa. Pengunjung tidak hanya datang dari Bandung, tetapi juga terlihat berasal dari luar kota.
Di Lengkong Night Street Food tersedia beragam pilihan makanan, mulai dari kuliner kekinian seperti suki, hidangan Jepang, makanan Korea, hingga sajian khas Nusantara. Meski begitu, menu khas Indonesia disebut masih menjadi pilihan mayoritas pengunjung.
Salah satu yang banyak diminati adalah ayam goreng kremes. Kedai yang menjual menu tersebut tampak dipadati pembeli yang memilih berbuka puasa di lokasi.
Siti, pengunjung asal Cianjur, mengaku sengaja datang ke kawasan Lengkong untuk berbuka puasa bersama keluarga. Ia mengatakan sempat berencana menuju tempat lain, tetapi mendapati lokasi yang dituju tutup, sehingga memilih mencari alternatif di kawasan yang dikenal dengan ragam kulinernya itu.
“Kebetulan kita dari Cianjur, tadi sempat mau ke tempat lain tapi tutup. Akhirnya cari-cari dan memang kawasan sini terkenal kulinernya,” ujarnya. “Kalau dilihat tampilannya sih kayak enak, dan ternyata memang enak,” lanjutnya.
Selain menu utama, aneka takjil juga menjadi buruan pengunjung saat waktu berbuka tiba. Memasuki malam hari, pesanan bergeser ke menu yang lebih berat untuk makan malam.
Keberadaan Lengkong Night Street Food pun menjadi alternatif bagi warga yang ingin menikmati suasana berbuka puasa di luar rumah, terutama ketika sejumlah pusat kuliner lainnya belum beroperasi penuh pada hari pertama Ramadan 2026.

