BERITA TERKINI
Dokter Ingatkan Risiko Jajanan Tak Sehat, Orang Tua Disarankan Biasakan Anak Sarapan dan Bawa Bekal

Dokter Ingatkan Risiko Jajanan Tak Sehat, Orang Tua Disarankan Biasakan Anak Sarapan dan Bawa Bekal

Jajanan di sekitar sekolah kerap menjadi daya tarik bagi anak. Warna makanan yang mencolok, aroma yang menggugah selera, serta rasa manis atau gurih membuat anak mudah tertarik untuk membelinya.

Namun, kebiasaan terlalu sering mengonsumsi jajanan yang tidak sehat perlu menjadi perhatian orang tua. Anak usia sekolah membutuhkan asupan dengan komposisi gizi yang lebih seimbang untuk mendukung aktivitas harian sekaligus pertumbuhannya.

Hal itu disampaikan dr. Tri Agustina, M.Gizi, dosen Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta, dalam podcast Healthy Talk bertajuk “Pengaruh Gizi terhadap Tumbuh Kembang Anak Usia Sekolah” yang tayang di kanal YouTube TribunHealth pada Sabtu (26/6/2021).

Menurut dr. Tri, makanan yang dijual sebagai jajanan anak umumnya dibuat semenarik mungkin. “Memang biasanya makanan yang di luar dijual di jajanan, apalagi anak sekolah, itu pasti dibuat semenarik mungkin. Baik rasanya, baunya, apalagi warnanya,” ujarnya.

Ia menyarankan orang tua membiasakan anak mengonsumsi makanan dari rumah. Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah memastikan anak sarapan sebelum berangkat sekolah.

“Biasakan anak dengan sarapan. Alangkah baiknya kalau sarapan itu memang tinggi karbohidrat karena karbohidrat adalah sumber utama yang digunakan untuk otak,” kata dr. Tri.

Selain sarapan, anak juga dapat dibekali makanan ringan untuk dikonsumsi saat waktu istirahat di sekolah. Bekal tersebut, menurutnya, tidak harus selalu berupa makanan berat.