Sejumlah bumbu dapur memiliki sebutan berbeda dalam bahasa Madura. Berikut beberapa di antaranya, mulai dari jahe hingga cabai, yang dapat diingat untuk menambah kosakata sehari-hari.
Pertama, jahe yang kerap digunakan untuk memasak maupun dibuat wedang jahe disebut "jheih" dalam bahasa Madura.
Kunyit, yang disebut sebagai bahan dasar sinom dan juga bumbu masakan, dikenal dengan sebutan "konyik".
Ketumbar, yang disebut memiliki bentuk kecil mirip merica, dalam bahasa Madura disebut "ketombher".
Kemiri juga memiliki penyebutan yang tidak jauh berbeda, yakni "kemereh".
Untuk kencur, sebutan dalam bahasa Madura adalah "kencor".
Temu kunci disebut "konceh" dalam bahasa Madura.
Sementara itu, lengkuas disebut "laos".
Untuk jenis cabai, cabe rawit dalam bahasa Madura disebut "cabbih". Adapun cabai merah disebut "cabbih rajeh".
Itulah beberapa nama bumbu dapur dalam bahasa Madura yang bisa dihafalkan untuk penggunaan sehari-hari.