Aktivitas olahraga dinilai dapat menjadi pintu masuk untuk memperkenalkan potensi daerah, termasuk kuliner dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Di Kota Tangerang, perpaduan kegiatan olahraga dan sajian kuliner lokal menghadirkan ruang bagi warga maupun pengunjung untuk menikmati suasana kota dari sisi yang berbeda.
Konsep tersebut terlihat dalam gelaran Culinary Day di Alun-Alun Ahmad Yani, Kota Tangerang. Beragam kuliner lokal dihadirkan bersamaan dengan penyambutan peserta The Ultimate Series Tangerang 10K. Dengan begitu, kegiatan olahraga tidak hanya berlangsung di lintasan, tetapi juga membuka kesempatan bagi masyarakat untuk memperkenalkan potensi daerah.
Wali Kota Tangerang Sachrudin mengatakan, kegiatan yang memadukan olahraga dengan kuliner menjadi bagian dari upaya memanfaatkan momentum olahraga untuk menggerakkan aktivitas ekonomi sekaligus memperkenalkan potensi kuliner dan UMKM Kota Tangerang kepada masyarakat yang lebih luas.
“Selamat datang di Kota Tangerang kepada seluruh peserta The Ultimate 10K Series. Hari ini kita sambut para pelari dan wisatawan dengan Culinary Day. Ini bukti bahwa olahraga tidak hanya soal kompetisi, tetapi juga bisa menjadi magnet wisata sekaligus lokomotif penggerak ekonomi warga,” kata Sachrudin di Kota Tangerang, Senin, 14 September 2026.
Menurut Sachrudin, kehadiran pelari dan pendamping dari berbagai daerah dapat menjadi kesempatan untuk mengenalkan Kota Tangerang melalui pengalaman yang lebih dekat. Ia menilai keramahan warga serta keberagaman kuliner dapat menjadi bagian dari pengalaman yang dikenang para pengunjung selama berada di Kota Tangerang.
Suasana Culinary Day turut diikuti Wali Kota Bandung Muhammad Farhan atau Kang Farhan, yang menjadi partisipan The Ultimate Series bersama rombongan pelari asal Kota Bandung. Farhan mengapresiasi konsep yang mempertemukan kegiatan olahraga dengan kuliner lokal.
“Gelaran Culinary Day Kota Tangerang ini luar biasa meriah. Menggabungkan event olahraga dengan bazar kuliner lokal sangat menginspirasi. Kami di Bandung tentu tertarik untuk mereplikasi konsep kebersamaan dan pesta kuliner rakyat seperti yang digelar Pemkot Tangerang hari ini,” ungkap Farhan.
Perpaduan kegiatan olahraga dan kuliner tersebut menunjukkan bagaimana sebuah gelaran masyarakat dapat menghadirkan manfaat yang lebih luas. Selain menjadi ruang berkumpul, kegiatan semacam ini juga membuka kesempatan bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk kepada masyarakat dan pengunjung dari berbagai daerah.