Rasa jenuh dalam hubungan dapat muncul seiring waktu dan menjadi bagian dari dinamika yang wajar. Kondisi ini kerap dipicu berbagai faktor, seperti kurangnya komunikasi, hubungan yang sudah berlangsung lama, lelah menghadapi kebiasaan buruk pasangan, hingga kesibukan di luar rumah. Meski demikian, perasaan yang memudar tidak sebaiknya dibiarkan berlarut-larut.
Sejumlah langkah dapat dilakukan untuk membantu mengembalikan perasaan cinta yang mulai hilang pada pasangan. Salah satunya adalah membangun komunikasi. Dalam buku Kado Pernikahan disebutkan bahwa upaya mengembalikan romantisme perlu dibicarakan dengan pasangan. Sampaikan kondisi yang dialami, termasuk penyebab perasaan yang mulai memudar, lalu diskusikan solusi yang memungkinkan dilakukan bersama.
Selain itu, mengingat kembali kenangan indah juga dapat membantu. Cobalah menengok momen-momen awal hubungan, seperti saat pertama bertemu, masa pendekatan, atau alasan yang dulu membuat ingin menjalin hubungan dengan pasangan. Mengingat hal-hal tersebut dapat menjadi pengingat atas ikatan yang pernah dibangun bersama.
Langkah lain adalah meluangkan waktu khusus untuk berdua. Buku Woles Aja, Semua Pasti Ada Jodohnya menekankan pentingnya menyediakan waktu bersama, terutama bila selama ini kesibukan membuat pasangan jarang memiliki waktu berkualitas. Kegiatan rutin, setidaknya seminggu sekali, bisa menjadi pilihan untuk kembali mendekatkan diri.
Waktu bersama itu dapat diisi dengan aktivitas sederhana, seperti menonton di bioskop, makan malam, atau berolahraga bersama. Dengan komunikasi yang terbuka, mengingat kembali momen berharga, dan menyediakan waktu untuk berdua, hubungan diharapkan dapat kembali terasa hangat dan lebih terhubung.

