BERITA TERKINI
BGN: Keracunan 162 Siswa di Anambas Dipicu Boraks dan Cemaran Bakteri pada Menu MBG

BGN: Keracunan 162 Siswa di Anambas Dipicu Boraks dan Cemaran Bakteri pada Menu MBG

Badan Gizi Nasional (BGN) mengungkap hasil investigasi terkait insiden dugaan keracunan pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang terjadi di Asuk, Siantan Tengah, Kepulauan Anambas, Kepulauan Riau, pada 15 April 2026. Dalam peristiwa tersebut, sebanyak 162 siswa dilaporkan mengalami gejala keracunan setelah mengonsumsi menu MBG.

Dari total korban, 121 siswa dirujuk ke RSUD Palmatak untuk penanganan lebih lanjut. Sementara itu, 41 siswa lainnya mendapatkan perawatan di Puskesmas Air Asuk.

Ketua Tim Investigasi Independen BGN, Arie Karimah Muhammad, menyatakan bahwa insiden tersebut dipicu cemaran bahan kimia berbahaya berupa boraks pada sejumlah menu makanan. “Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya cemaran bahan kimia boraks pada sejumlah menu makanan,” kata Arie, sebagaimana dikutip dari unggahan Instagram resmi @sidakbgn pada Sabtu, 2 April 2026.

BGN menemukan indikasi cemaran boraks pada beberapa hidangan, yakni telur sambal kecap, tempe goreng, dan tumis sayur. Kadar boraks yang terdeteksi dilaporkan berkisar antara 100 hingga 5.000 mg/L.

Selain temuan tersebut, uji lanjutan dari BPOM juga mendeteksi cemaran bakteri E. coli pada menu telur sambal kecap, air dapur, serta sisa makanan. Adapun bakteri Bacillus cereus ditemukan pada nasi putih dengan kadar yang disebut sedikit melampaui ambang batas aman.

Pada saat kejadian, mayoritas siswa yang terdampak mengalami keluhan mual, muntah, nyeri perut, dan diare.