BERITA TERKINI
BGN Dorong Delapan Kebiasaan Baik Saat Program Makan Bergizi Gratis di Sekolah

BGN Dorong Delapan Kebiasaan Baik Saat Program Makan Bergizi Gratis di Sekolah

Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama Badan Gizi Nasional (BGN) Mariman Darto mengatakan, pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah dapat menjadi sarana membangun kebiasaan baik bagi siswa. Menurutnya, ada delapan kebiasaan yang dapat diterapkan guru dan siswa saat mengonsumsi MBG di lingkungan sekolah.

Mariman menjelaskan, kebiasaan tersebut tidak hanya ditujukan untuk menciptakan suasana makan yang tertib dan menyenangkan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun budaya hidup sehat sejak dini. “Pelaksanaan MBG di sekolah bukan hanya tentang menyediakan makanan bergizi bagi anak-anak, ada kebiasaan baik yang dapat dibangun melalui proses makan bersama, mulai dari menjaga kebersihan, ketertiban, mengenal gizi dan keamanan pangan, hingga menjaga lingkungan tetap bersih setelah makan,” ujar Mariman di Jakarta, Minggu, 6 September 2026.

Delapan kebiasaan baik dalam pelaksanaan MBG di sekolah itu meliputi: menyampaikan salam dan rasa syukur, mencuci tangan sebelum makan, tertib saat mengambil makanan MBG, makan bersama, berdoa sebelum dan sesudah makan MBG, mendapatkan edukasi mengenai gizi dan keamanan pangan, menjaga kerapian, serta menjaga kebersihan setelah makan MBG.

BGN berharap delapan kebiasaan tersebut dapat dilakukan secara konsisten dalam setiap kegiatan makan bersama di sekolah. Mariman menilai, dengan penerapan yang berulang, kegiatan makan bersama tidak sekadar menjadi rutinitas, melainkan bagian dari proses pembentukan perilaku positif dan pola hidup sehat pada anak.

Sementara itu, Kepala Biro Hukum dan Humas BGN Khairul Hidayati menekankan pentingnya keterlibatan guru dalam penerapan kebiasaan tersebut. Menurutnya, guru berperan sebagai pendamping sekaligus pihak yang memberikan edukasi, termasuk memberi contoh langsung dan mengingatkan siswa agar kebiasaan yang dibangun melalui MBG dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Penerapan delapan kebiasaan baik tersebut tentunya harus ada peran penting dari guru sebagai edukator karena dapat memberikan contoh dan membangun kebiasaan baik secara langsung kepada murid,” kata Khairul.

Melalui penerapan delapan kebiasaan ini, BGN berharap program MBG memberi manfaat yang lebih luas bagi murid. Selain mendukung pemenuhan gizi, MBG juga diharapkan menjadi sarana menanamkan kebiasaan hidup sehat, disiplin, peduli kebersihan, serta meningkatkan kesadaran tentang pentingnya gizi dan keamanan pangan.