PT Astra Graphia Tbk (Astragraphia) Cabang Palembang menggelar edukasi kesehatan bertema “Orang Tua Peduli Gizi, Anak Tumbuh Sehat dan Berkualitas” di Posyandu Dahlia, Gedung Persada, Kecamatan Ilir Timur I, Kota Palembang, Selasa (8/9/2026). Kegiatan ini menyoroti pentingnya perhatian keluarga terhadap pemenuhan gizi serta pemantauan tumbuh kembang anak.
Astragraphia, yang bergerak di bidang solusi percetakan, teknologi, dan layanan transformasi digital, menyatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan literasi kesehatan masyarakat. Fokus utamanya ditujukan kepada orang tua dan keluarga sebagai lingkungan pertama yang berperan dalam pemenuhan kebutuhan gizi anak.
Acara diikuti sekitar 75 peserta dari Posyandu Dahlia dan dihadiri unsur Dinas Kesehatan Kota Palembang serta Pemerintah Kelurahan 20 Ilir D3, Kecamatan Ilir Timur I.
Branch Manager PT Astra Graphia Tbk Cabang Palembang, Andri Kusmayadi, dalam sambutannya menekankan bahwa edukasi kesehatan yang menyentuh langsung masyarakat penting untuk memperkuat peran keluarga. Ia menyampaikan perhatian terhadap gizi anak tidak hanya menjadi tanggung jawab tenaga kesehatan, tetapi memerlukan keterlibatan aktif orang tua dan lingkungan.
“Kesehatan anak dimulai dari perhatian orang tua. Melalui edukasi seperti ini, kami berharap pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga anak-anak dapat tumbuh sehat, kuat, dan berkualitas,” ujar Andri dalam kegiatan tersebut.
Selain edukasi, Astragraphia Cabang Palembang juga memberikan dukungan berupa bantuan prasarana untuk menunjang kegiatan Posyandu Dahlia. Menurut Andri, Posyandu memiliki peran strategis dalam mendukung kesehatan ibu dan anak di tingkat masyarakat. Karena itu, dukungan prasarana diharapkan dapat membantu kader dalam menjalankan pelayanan dan kegiatan edukasi secara berkelanjutan.
Andri juga menyampaikan bahwa dukungan tersebut merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan yang diarahkan agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara nyata. “Kami ingin kehadiran Astragraphia tidak hanya memberikan pengetahuan melalui edukasi, tetapi juga memberikan dukungan nyata terhadap kebutuhan Posyandu. Harapannya, bantuan prasarana ini dapat mendukung para kader dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, khususnya ibu dan anak,” katanya.
Dukungan terhadap kegiatan tersebut turut disampaikan Camat Ilir Timur I, Purba Sanjaya. Ia mengapresiasi inisiatif Astragraphia yang ikut berkontribusi memberikan edukasi kepada masyarakat melalui Posyandu. Menurutnya, kolaborasi antara dunia usaha, pemerintah, tenaga kesehatan, kader Posyandu, dan masyarakat menjadi kekuatan penting untuk membangun kesadaran kesehatan dari tingkat keluarga.
“Kami mendukung kegiatan edukasi seperti ini karena memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Posyandu bukan hanya tempat pelayanan kesehatan, tetapi juga menjadi ruang edukasi dan penguatan peran keluarga dalam menjaga tumbuh kembang anak,” ujar Purba. Ia berharap sinergi antara pemerintah dan dunia usaha dapat terus dikembangkan melalui program yang memberi manfaat nyata.
Materi utama disampaikan oleh dr. Fenny Pranandita, Sp.A. Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya pemenuhan gizi anak secara tepat, berimbang, dan sesuai kebutuhan tumbuh kembang. Ia juga menyoroti bahwa perhatian orang tua tidak hanya terkait asupan makanan, tetapi juga mencakup penciptaan lingkungan yang mendukung kesehatan dan kualitas hidup anak.
Kegiatan berlangsung interaktif, memberi ruang bagi peserta untuk bertanya dan mendapatkan penjelasan mengenai berbagai aspek kesehatan serta tumbuh kembang anak. Melalui kegiatan ini, penyelenggara menegaskan bahwa upaya membangun generasi sehat membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, termasuk keluarga sebagai garda terdepan.
Pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut menekankan bahwa anak yang sehat memerlukan orang tua yang peduli, memahami kebutuhan gizi, serta aktif memantau tumbuh kembang. Dengan edukasi berkelanjutan dan dukungan lintas pihak, Posyandu diharapkan semakin kuat sebagai pusat pemberdayaan masyarakat dalam mendukung kesehatan ibu dan anak.