LOMBOK BARAT — Amelia menjalani dua peran sekaligus dalam perjalanan kariernya: membangun usaha di sektor food and beverage (F&B) dan melanjutkan pendidikan Pascasarjana Hubungan Internasional. Ia menilai keduanya saling melengkapi dalam membentuk cara pandang dan strategi untuk berkembang.
Salah satu usaha yang dirintisnya adalah Mr Steak Indonesia House & Rooftop yang berlokasi di Jalan Pariwisata, Sandik, Kecamatan Batulayar, Lombok Barat. Restoran ini mengusung konsep yang memadukan pengalaman kuliner, kenyamanan, dan suasana rooftop.
Melalui bisnis tersebut, Amelia menyatakan tidak hanya berfokus pada pengembangan usaha kuliner, tetapi juga ingin membuka peluang kerja, mengembangkan sumber daya manusia, serta mengoptimalkan potensi lokal. Ia memandang kewirausahaan sebagai ruang untuk mendorong kemandirian ekonomi sekaligus memberi manfaat bagi masyarakat.
Di tengah aktivitas sebagai pelaku usaha, Amelia tetap mengembangkan kapasitas diri lewat pendidikan. Ketertarikannya pada Hubungan Internasional, menurutnya, memberi perspektif lebih luas mengenai dinamika global, diplomasi, dan perkembangan ekonomi.
Ia menilai pendidikan bukan sekadar sarana memperoleh gelar akademis, melainkan juga membentuk pola pikir strategis, kemampuan berpikir kritis, serta kesiapan menghadapi perubahan. Pengalaman akademik itu, ia yakini, menjadi bekal untuk membaca peluang pengembangan usaha.
Amelia juga meyakini wawasan global dapat membantu memperluas jaringan, menyusun strategi bisnis, hingga menjajaki peluang kerja sama lintas daerah maupun internasional. Baginya, perpaduan pengalaman bisnis dan pendidikan menjadi modal untuk melangkah lebih jauh.
Ia menambahkan, usia muda bukan halangan bagi perempuan untuk mengambil peran lebih besar dalam dunia usaha. Dengan pendidikan, pengalaman, dan keberanian mengambil keputusan, perempuan disebut memiliki kesempatan yang sama untuk membangun bisnis dan mencapai kemandirian ekonomi.
“Saya percaya bahwa pendidikan memberikan arah, pengalaman membentuk kedewasaan, dan keberanian menentukan sejauh mana seorang perempuan muda mampu melangkah,” ujar Amelia.
Ia menegaskan ukuran keberhasilan berusaha tidak semata pada pencapaian pribadi maupun keuntungan bisnis. Menurutnya, keberhasilan juga tercermin dari kesempatan kerja, pemberdayaan, serta dampak positif yang dapat dihadirkan bagi orang lain.
“Bagi saya, kesuksesan bukan hanya tentang pencapaian pribadi, melainkan tentang kesempatan yang dapat diciptakan dan perubahan positif yang dapat diwariskan. Saya tidak ingin sekadar menjadi bagian dari masa depan. Saya ingin ikut membangunnya,” tutupnya.