BERITA TERKINI
Ahli Gizi: Makanan Cepat Saji Masih Bisa Dikonsumsi Asal Seimbang

Ahli Gizi: Makanan Cepat Saji Masih Bisa Dikonsumsi Asal Seimbang

Bandarlampung — Makanan cepat saji masih bisa dikonsumsi, terutama oleh masyarakat dengan aktivitas padat dan keterbatasan waktu. Namun, konsumsi makanan praktis tersebut perlu diimbangi dengan pilihan makanan dan minuman yang lebih sehat agar asupan gizi tetap terjaga.

Dosen Program Studi Gizi Klinis Politeknik Negeri Lampung, Devi Elvina Rachma, S.Gz., M.Gz., mengatakan masyarakat tidak harus sepenuhnya menghindari makanan cepat saji selama tetap memperhatikan keseimbangan asupan. Menurutnya, kesibukan—khususnya pada pekerja—membuat makanan cepat saji sulit dihindari, sehingga diperlukan kecermatan dalam memilih komponen makanan yang dikonsumsi.

Saat mengonsumsi makanan cepat saji, Devi menyarankan masyarakat memilih minuman seperti air putih atau jus buah, serta tetap menambahkan sayuran yang tersedia dalam menu. Langkah sederhana tersebut dapat membantu memperbaiki kualitas asupan dalam satu kali waktu makan.

Devi juga mengingatkan bahwa tubuh tidak hanya membutuhkan makronutrien seperti karbohidrat, lemak, dan protein. Mikronutrien berupa vitamin dan mineral, kata dia, penting untuk mendukung imunitas, suasana hati, serta berbagai fungsi tubuh.

Selain itu, kebutuhan zat gizi dapat dipenuhi melalui beberapa kesempatan makan dalam sehari. Jika satu waktu makan didominasi makanan cepat saji, konsumsi sayur dan buah dapat ditingkatkan pada waktu makan berikutnya atau melalui selingan.

Dengan demikian, pola makan sehat tidak selalu berarti meniadakan seluruh makanan praktis. Yang lebih penting, menurut Devi, adalah menjaga keseimbangan asupan secara keseluruhan, memilih makanan dengan lebih bijak, dan tidak menjadikan makanan cepat saji sebagai pilihan utama secara terus-menerus.