BATANG — Sebanyak 74 dari 91 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang telah beroperasi di Kabupaten Batang bergabung dalam Paguyuban Mitra SPPG se-Kabupaten Batang. Paguyuban ini dibentuk sebagai wadah komunikasi antarmitra sekaligus diarahkan untuk menyamakan pengelolaan program pemenuhan gizi, termasuk upaya standardisasi menu makanan bagi penerima manfaat.
Wakil Bupati Batang, Suyono, menilai komunikasi antarpengelola diperlukan agar persoalan di lapangan dapat segera diselesaikan bersama. Ia berharap paguyuban dapat menjadi ruang koordinasi sebelum persoalan berkembang menjadi kritik yang lebih luas dari masyarakat.
“Selamat atas terbentuknya Paguyuban SPBG ini. Saya berharap ini menjadi solusi ketika ada persoalan-persoalan untuk segera bisa dikomunikasikan, yang tentunya membuat dampak yang lebih baik, mengurangi kritik masyarakat,” kata Suyono, Senin (31/8/2026).
Menurut Suyono, koordinasi juga penting untuk memastikan pelaksanaan program berjalan lebih seragam di seluruh SPPG. Salah satu hal yang menjadi perhatiannya adalah keseragaman menu makanan yang disiapkan setiap hari.
Ia menginginkan standar menu dapat dikoordinasikan agar tidak muncul perbedaan yang terlalu mencolok antar-SPPG. Dengan komunikasi rutin, menu yang disajikan pada hari tertentu diharapkan lebih terarah dan terkoordinasi.
“Bagaimana standardisasi makan yang hari itu di seluruh SPBG se-Kabupaten Batang bisa sama. Jadi jangan sini masak apa, karena sudah ada komunikasi itu kan setiap hari apa ayo, ya sama,” ujarnya.
Bagi Suyono, keseragaman menu tidak semata soal makanan yang disajikan kepada penerima manfaat. Ia menilai koordinasi menu juga dapat membantu pengelolaan kebutuhan bahan pangan yang digunakan masing-masing SPPG.
“Biar yang sayur, sayurnya laku, telurnya laku. Ini menurut saya lebih bagus, lebih bagus,” ungkapnya.
Selain mendorong standardisasi menu, Suyono meminta seluruh SPPG tetap menjalankan pengelolaan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku. Ia menegaskan kepatuhan terhadap SOP menjadi bagian penting agar pelaksanaan program berjalan sesuai ketentuan.