BERITA TERKINI
10 Alternatif Layanan Penyimpanan Cloud Selain Google Drive

10 Alternatif Layanan Penyimpanan Cloud Selain Google Drive

Google Drive kerap menjadi pilihan utama untuk menyimpan dan berbagi file secara daring. Namun, sebagian pengguna mencari alternatif lain karena keterbatasan kapasitas, kebutuhan fitur tertentu, atau pertimbangan keamanan data.

Beragam layanan penyimpanan cloud menawarkan pendekatan yang berbeda, mulai dari dukungan kolaborasi tim, penguatan privasi melalui enkripsi end-to-end, hingga integrasi yang lebih mulus dengan ekosistem perangkat tertentu. Berikut 10 alternatif layanan penyimpanan file selain Google Drive.

1. Dropbox
Dropbox dikenal sebagai salah satu pelopor cloud storage modern dan masih digunakan luas berkat kestabilan sinkronisasi. Perubahan file pada satu perangkat dapat langsung diperbarui di perangkat lain yang terhubung, sehingga membantu kolaborasi dan pengelolaan dokumen lintas perangkat. Dropbox juga menyediakan pengaturan izin akses saat berbagi file, termasuk opsi kata sandi atau batas waktu tautan. Untuk kerja tim, tersedia fitur Paper untuk kolaborasi dokumen secara real time.

2. MEGA
MEGA menonjolkan aspek keamanan dengan enkripsi end-to-end secara default, sehingga hanya pemilik kunci dekripsi yang dapat mengakses file. Layanan ini menawarkan kapasitas gratis 20 GB. Selain penyimpanan, MEGA memungkinkan streaming video atau musik langsung dari cloud tanpa perlu mengunduh terlebih dahulu.

3. iCloud
Untuk pengguna perangkat Apple, iCloud memudahkan penyimpanan dan sinkronisasi file dalam satu ekosistem. Layanan ini dapat mencadangkan data penting seperti foto, kontak, dan dokumen dari iPhone, iPad, dan Mac. iCloud menyediakan kapasitas gratis 5 GB, dengan opsi peningkatan berbayar hingga 2 TB. Integrasi dengan Pages, Numbers, dan Keynote membuatnya relevan bagi pengguna yang mengandalkan perangkat dan aplikasi Apple.

4. Box
Box banyak digunakan di kalangan profesional dan korporasi karena menyediakan kontrol manajemen data yang lebih kompleks, seperti audit trail, pengaturan hak akses yang detail, serta dukungan standar keamanan data industri. Box juga terintegrasi dengan aplikasi kerja seperti Google Workspace, Microsoft Office 365, dan Adobe Sign. Meski kapasitas unggahan pada akun gratis terbatas, Box kerap dipilih untuk kebutuhan kolaborasi dan penyimpanan skala besar.

5. Microsoft OneDrive
OneDrive terintegrasi dengan ekosistem Microsoft dan cocok untuk pengguna Word, Excel, PowerPoint, maupun Outlook. Layanan ini juga menyatu dengan Windows untuk pencadangan otomatis dan sinkronisasi lintas perangkat. OneDrive menyediakan 5 GB gratis, dengan opsi tambahan melalui langganan Microsoft 365. Fitur Personal Vault memungkinkan penyimpanan file sensitif dengan perlindungan tambahan, seperti autentikasi dua faktor.

6. SpiderOak One
SpiderOak One dirancang untuk pencadangan data terenkripsi dan privat. Salah satu keunggulannya adalah kemampuan menyimpan serta mengakses versi-versi sebelumnya dari file, berguna ketika terjadi kesalahan penyimpanan atau perubahan yang tidak diinginkan. Selain penyimpanan, layanan ini menawarkan sinkronisasi antar perangkat dan berbagi file secara aman. Enkripsi dilakukan secara lokal sehingga pihak ketiga, termasuk SpiderOak, tidak memiliki akses ke isi file pengguna.

7. Sync
Sync menitikberatkan privasi dan keamanan melalui enkripsi ujung-ke-ujung, sehingga file hanya dapat diakses pemilik akun. Layanan ini disebut tidak menampilkan iklan dan tidak melacak aktivitas pengguna. Sync menyediakan fitur kolaborasi dasar seperti berbagi folder dan tautan aman, serta dukungan sinkronisasi lintas perangkat.

8. Backblaze
Backblaze lebih dikenal sebagai layanan pencadangan data otomatis dibanding penyimpanan umum. Layanan ini menawarkan pencadangan tak terbatas untuk file di komputer pengguna, termasuk dokumen, foto, serta external drive yang terhubung. Pengguna tidak perlu memilih file satu per satu karena sistem menyimpan data secara otomatis, kecuali yang dikecualikan. Backblaze dapat menjadi opsi bagi mereka yang ingin mengurangi risiko kehilangan data akibat kerusakan perangkat atau kejadian tak terduga.

9. NordLocker
NordLocker dikembangkan oleh tim di balik NordVPN dan mengandalkan enkripsi lokal, yakni file dienkripsi di komputer sebelum diunggah ke server. Pendekatan ini menambah lapisan perlindungan terhadap potensi pelanggaran data. Fokus utama NordLocker masih pada aplikasi desktop, meski dukungan ke platform lain terus diperluas. Layanan ini ditujukan bagi pengguna yang menginginkan keamanan tingkat lanjut dengan antarmuka yang mudah digunakan.

10. pCloud
pCloud berbasis di Swiss dan menawarkan fitur pCloud Crypto, yang memungkinkan pengguna mengenkripsi file secara manual sebelum dikirim ke cloud. pCloud juga mendukung streaming media langsung dari penyimpanan cloud. Selain paket berlangganan, pCloud menyediakan opsi pembelian penyimpanan seumur hidup hingga 2 TB untuk kebutuhan pengguna individu maupun profesional.