Johann Zarco menyampaikan kabar terbaru terkait kondisinya setelah mengalami kecelakaan keras pada MotoGP Catalunya. Pebalap LCR Honda itu mengatakan cedera yang ia alami tidak separah yang sempat dikhawatirkan banyak pihak di paddock.
Menurut Zarco, hasil pemeriksaan medis yang diterimanya beberapa jam setelah insiden di Tikungan 1 membuatnya lega. “Untungnya lebih banyak rasa takut daripada kerusakan serius,” ujarnya.
Kecelakaan terjadi sesaat setelah restart kedua dimulai. Zarco kehilangan kendali saat pengereman dan terlibat insiden besar bersama Francesco Bagnaia dan Luca Marini. Dalam kejadian tersebut, motor Ducati milik Bagnaia sempat berputar liar, sementara kaki Zarco tersangkut di area belakang motor itu.
Setelah dibawa ke rumah sakit, tim medis memastikan Zarco mengalami cedera ligamen pada lutut serta retak kecil pada fibula kiri di dekat pergelangan kaki. “Ligamennya memang putus, tapi tulang pahanya tidak patah,” jelasnya.
Zarco juga sempat mengunggah video dari rumah sakit untuk menenangkan para penggemar yang khawatir melihat kerasnya kecelakaan tersebut. Ia mengatakan masih mengenakan neck brace, namun lebih terasa mengganggu daripada rasa sakit akibat cederanya. “Aku masih pakai neck brace, tapi itu lebih mengganggu daripada rasa sakitnya sendiri,” kata Zarco sambil tersenyum.
Meski tidak masuk kategori kritis, Zarco tetap harus menjalani observasi lebih lanjut dan dirawat semalaman. “Aku akan tetap dirawat malam ini supaya dokter bisa terus memantau kondisiku,” lanjutnya.
Insiden Zarco menjadi salah satu kecelakaan yang paling mengkhawatirkan pada MotoGP Catalunya 2026, yang sepanjang hari diwarnai sejumlah kecelakaan besar dan dua kali red flag. Sejumlah pebalap kemudian mempertanyakan keputusan Race Direction yang tetap melanjutkan balapan hingga tiga kali start.