Kuliner khas Surabaya kini mendapat ruang baru untuk dinikmati dengan suasana berbeda. Wyndham Surabaya menghadirkan program Suroboyoan Business Lunch Buffet yang membawa beragam sajian khas Kota Pahlawan ke Tangerine Restaurant, restoran di hotel bintang lima tersebut.
Program ini diperkenalkan dalam sesi pratinjau yang digelar di Tangerine Restaurant, Wyndham Surabaya, pada Kamis (10/9/2026). Dalam konsep buffet, tim kuliner hotel mengolah sejumlah hidangan khas Surabaya dengan tetap mempertahankan karakter bumbu dan cita rasa yang menjadi ciri masakan lokal.
Kehadiran program tersebut menawarkan pengalaman bersantap yang berbeda bagi masyarakat maupun wisatawan. Hidangan yang selama ini identik dengan warung sederhana dan sentra pedagang kaki lima kini dapat dinikmati dalam suasana restoran hotel dengan fasilitas dan kenyamanan berstandar tinggi.
General Manager Wyndham Surabaya, George Wenur, mengatakan makanan tradisional memiliki kaitan erat dengan identitas sebuah daerah sehingga perlu diperkenalkan dalam pengalaman yang lebih luas. “Kuliner merupakan bagian penting dari identitas sebuah kota. Melalui Suroboyoan Business Lunch Buffet, kami ingin membawa kekayaan rasa Surabaya ke pengalaman bersantap di hotel sekaligus memperkenalkannya kepada lebih banyak tamu dan wisatawan,” kata George, Jumat (11/9/2026).
Menurut dia, setiap menu yang dihadirkan telah melalui proses kurasi oleh tim kuliner Wyndham Surabaya. Langkah ini dilakukan untuk memastikan karakter rasa khas Surabaya tetap terjaga meskipun disajikan dalam format buffet.
Suroboyoan Business Lunch Buffet juga dirancang untuk menjangkau berbagai kelompok pengunjung, mulai dari tamu hotel, pekerja kantoran, masyarakat setempat, hingga wisatawan yang ingin menikmati kuliner khas Surabaya dalam suasana yang lebih nyaman.
Melalui program ini, Wyndham Surabaya menampilkan kuliner tradisional dalam konsep yang lebih modern tanpa menghilangkan identitasnya, sekaligus memadukan kekayaan rasa lokal dengan pengalaman bersantap yang mengedepankan standar hospitality internasional.