Tren kuliner Korea terus berkembang di Indonesia. Tak hanya hadir melalui restoran, jajanan kaki lima atau street food khas Negeri Ginseng kini semakin mudah ditemukan dengan harga yang lebih terjangkau.
Meningkatnya minat terhadap makanan Korea turut dipengaruhi popularitas budaya pop Korea, mulai dari drama hingga musik. Seiring itu, pelaku usaha menghadirkan beragam menu street food yang praktis dan dapat dinikmati di rumah, termasuk paket jajanan berkonsep Korean street snacks yang menawarkan pengalaman ala jalanan Seoul.
Berikut tiga jajanan kaki lima Korea yang banyak diminati dan kerap disebut wajib dicoba:
1. Tteokbokki
Tteokbokki dikenal sebagai menu paling ikonik. Olahan tepung beras ini disajikan dengan saus gochujang bercita rasa pedas, manis, dan gurih. Teksturnya kenyal, dengan tingkat kepedasan yang dinilai masih ramah di lidah.
2. Eomuk
Eomuk atau fish cake sering hadir sebagai pelengkap. Disajikan dengan tusukan seperti sate, jajanan ini memiliki rasa gurih yang seimbang. Di Korea, eomuk biasanya dinikmati bersama kuah hangat, terutama saat musim dingin.
3. Kulit Ayam Crispy
Kulit ayam crispy menjadi salah satu adaptasi yang populer di Indonesia. Kulit ayam digoreng hingga renyah lalu dibalut bumbu pedas, menghasilkan sensasi gurih dan kriuk yang disukai banyak kalangan.
Ketiga menu tersebut kini dapat dipesan secara daring maupun melalui layanan drive-thru di berbagai gerai kuliner Korea di Indonesia.
Di sisi lain, meningkatnya popularitas jajanan Korea di Indonesia juga dikaitkan dengan pengaruh Korean Wave (Hallyu). Tayangan drama dan K-pop disebut membangun kedekatan emosional dengan penonton, sehingga makanan yang sering muncul di layar ikut menarik perhatian.
Pelaku usaha juga menyesuaikan rasa agar lebih cocok dengan lidah lokal, misalnya dengan tingkat pedas yang tidak terlalu ekstrem. Selain itu, model bisnis kekinian membuat street food Korea tidak lagi identik dengan harga mahal dan dapat dinikmati berbagai kalangan.
Tren ini sekaligus membuka peluang bagi UMKM untuk mengembangkan menu fusion Korea-Indonesia. Dengan inovasi yang terus berkembang, jajanan kaki lima Korea disebut tidak lagi sekadar tren sesaat, melainkan mulai menjadi bagian dari gaya hidup kuliner, terutama di kalangan anak muda.

