BERITA TERKINI
Roadshow Kuliner Viral Indonesia Hadir di TSM Denpasar, Tawarkan Ragam Street Food Asia hingga 19 Oktober 2025

Roadshow Kuliner Viral Indonesia Hadir di TSM Denpasar, Tawarkan Ragam Street Food Asia hingga 19 Oktober 2025

Pecinta kuliner di Bali mendapat pilihan baru lewat Roadshow Kuliner Viral Indonesia yang digelar di Trans Studio Mall (TSM) Denpasar. Festival kuliner ini menghadirkan ratusan pilihan makanan dan minuman yang tengah menjadi tren, dengan dominasi cita rasa Thailand dan Korea.

Acara tersebut dibuka sejak 8 Oktober 2025 dan dijadwalkan berlangsung hingga 19 Oktober 2025. Bali menjadi kota ke-19 yang disambangi roadshow ini, yang disebut bertujuan mendukung dan menyejahterakan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) jajanan viral di Indonesia.

Meski mengusung tajuk “Kuliner Viral Indonesia”, variasi menu yang dihadirkan tidak terbatas pada makanan lokal. Sejumlah tenant menawarkan jajanan khas Thailand, mulai dari Tanghulu, Som Tam, Tom Yum, Mango sticky rice, hingga gurita krispi dan beragam street food Thailand lainnya, termasuk minuman segar yang sedang viral.

Pilihan kuliner Korea juga tersedia, seperti Dimsum Mentai dan Kimchi Beef Roll. Sementara untuk melengkapi ragam rasa Asia, pengunjung dapat menemukan menu dari Malaysia seperti Roti John dan Milo Malaysia, serta makanan khas Timur Tengah seperti kebab dan roti canai.

Di sisi lain, kuliner Indonesia tetap hadir dalam festival ini. Beberapa di antaranya mi garing Sulawesi, nasi bakar, bakwan Pontianak, nasi goreng merah Sulawesi, serta minuman es pisang ijo.

Penyelenggara dari PT Gita Sejahtera Maju menyebut roadshow ini digagas untuk memberikan platform yang berkelanjutan bagi UMKM. “Makanan viral itu biasanya hanya populer 3-4 bulan, lalu turun lagi. Melalui roadshow ini, kami ingin membantu para pelaku UMKM agar usahanya terus berjalan dan dikenal di banyak kota,” kata perwakilan penyelenggara, Ilhan Herlangga.

Ilhan juga menuturkan tema acara kali ini menonjolkan kuliner viral Thailand, sehingga banyak UMKM yang berjualan jajanan khas negara tersebut. Dengan lokasi yang strategis di Denpasar, penyelenggara berharap festival ini menarik minat warga lokal maupun wisatawan yang sedang berada di Bali.