Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sektor kuliner dinilai perlu menyiapkan strategi yang matang agar mampu bertahan di tengah tren viral yang cepat berubah. Hal itu disampaikan Rianto, Founder D’Celup Chicken Crispy Bone, saat menjadi narasumber program dialog Sapa UMKM RRI Bone, Kamis, 2 April 2026.
Rianto mengatakan, tren viral di media sosial memang bisa berdampak positif terhadap peningkatan penjualan. Namun, menurutnya, viralitas tidak bisa dijadikan satu-satunya acuan dalam menjalankan usaha.
“Viral itu hanya bonus. Yang paling penting adalah bagaimana kita mengatur strategi dan menjaga usaha tetap berjalan secara konsisten,” ujarnya.
Ia menilai, tidak sedikit usaha kuliner yang hanya bertahan singkat karena tidak memiliki perencanaan yang jelas dan sekadar mengikuti tren. Karena itu, pelaku UMKM perlu memahami target pasar secara tepat, menentukan harga yang sesuai, serta menjaga kualitas produk agar tetap stabil.
Selain aspek produk, Rianto juga menekankan pentingnya konsistensi dalam pelayanan dan promosi. Menurutnya, konsistensi dapat membantu mempertahankan pelanggan, termasuk ketika tren mulai menurun.
Di sisi lain, ia mengingatkan pelaku usaha untuk memiliki mental yang kuat saat menghadapi komentar negatif atau keraguan dari lingkungan sekitar.
“Yang penting kita konsisten saja, jangan mudah terpengaruh, dan buktikan dengan usaha yang terus berjalan,” katanya.