Istilah “performative male” belakangan ramai diperbincangkan di media sosial, terutama di platform seperti TikTok dan X. Istilah ini merujuk pada laki-laki yang dinilai sengaja menampilkan sifat, gaya hidup, serta hobi tertentu untuk membangun citra di hadapan orang lain sebagai pengguna internet.
Kata “performative” menekankan anggapan bahwa tindakan tersebut dilakukan sebagai sebuah penampilan demi memperoleh perhatian, penerimaan, atau citra tertentu di lingkungan sosial. Dengan demikian, sorotan utama bukan pada gaya atau hobi yang dijalani, melainkan pada alasan di balik perilaku tersebut.
Meningkatnya pemanfaatan media sosial sebagai ruang ekspresi membuat fenomena ini berkembang cepat. Sejumlah laki-laki kini memperlihatkan sisi yang lebih lembut, menggunakan produk perawatan diri, hingga menekuni aktivitas yang selama ini kerap dianggap tidak umum dilakukan oleh pria.
Beberapa ciri yang kerap dikaitkan dengan fenomena ini antara lain pemilihan busana yang dianggap lembut, penggunaan aksesori tertentu, membawa tote bag, serta lebih rutin memperhatikan perawatan diri. Ada pula pandangan yang menilai hal tersebut sebagai upaya membangun citra melalui unggahan agar terlihat menarik, sensitif, atau berbeda dari kebanyakan pria.
Fenomena ini menggambarkan pengaruh media sosial terhadap cara seseorang memperkenalkan diri kepada publik. Banyak orang kini membangun identitas lewat foto, video, dan unggahan, sehingga batas antara ekspresi diri yang tulus dan upaya pencitraan menjadi semakin sulit dibedakan.
Meski demikian, fenomena “performative male” tidak selalu dimaknai negatif. Perbincangan ini juga mencerminkan pandangan bahwa laki-laki tidak harus selalu tampil keras, kaku, atau menyembunyikan emosi demi dianggap maskulin.
Secara umum, istilah “performative male” memunculkan perdebatan mengenai keaslian diri di tengah budaya pencitraan digital. Istilah ini mengajak publik menilai apakah suatu perilaku benar-benar mencerminkan kepribadian seseorang atau lebih didorong oleh tren dan kebutuhan akan pengakuan sosial.