BERITA TERKINI
Mahasiswa KKN 76 UIN Sunan Ampel Gelar Demo Pembuatan Dekomposer Cair dari Sampah Dapur di Balai Desa Brangsi

Mahasiswa KKN 76 UIN Sunan Ampel Gelar Demo Pembuatan Dekomposer Cair dari Sampah Dapur di Balai Desa Brangsi

Pertemuan rutin ibu-ibu PKK di Desa Brangsi berlangsung berbeda pada Minggu, 17 Juli 2026. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) 76 UIN Sunan Ampel Surabaya mengadakan demonstrasi praktis pembuatan dekomposer cair berbahan dasar sampah dapur, yang selama ini kerap dianggap tidak bernilai.

Dalam kegiatan tersebut, para mahasiswa menjelaskan bahwa sisa-sisa organik rumah tangga dapat diolah menjadi larutan bioaktivator yang bermanfaat bagi kesuburan tanah. Mereka memaparkan materi secara bergantian sekaligus mempraktikkan tahapan pembuatan dekomposer cair di hadapan puluhan peserta dari kalangan ibu-ibu PKK.

Acara yang digagas sepenuhnya oleh mahasiswa KKN 76 ini turut dihadiri ketua RT serta sejumlah perangkat desa sebagai bentuk partisipasi warga. Kegiatan dipusatkan di balai desa Brangsi dan diselaraskan dengan jadwal pertemuan PKK yang berlangsung sebulan sekali, agar partisipasi peserta tetap optimal tanpa menambah agenda di luar kegiatan rutin.

Gagasan pelatihan ini berangkat dari hasil observasi mahasiswa terhadap tingginya volume sampah organik rumah tangga, seperti kulit bawang, batang sayuran, ampas tahu, dan sisa buah-buahan, yang dinilai belum dikelola secara optimal. Mahasiswa melihat potensi sampah tersebut untuk diolah menjadi produk bernilai guna, terutama di tengah meningkatnya harga pupuk kimia di pasaran. Karena itu, ibu-ibu PKK dipilih sebagai sasaran utama transfer pengetahuan mengingat peran mereka dalam pengelolaan dapur dan pekarangan rumah.

Kegiatan yang berlangsung sekitar dua jam itu ditutup dengan sesi dokumentasi bersama. Tim KKN 76 UIN Sunan Ampel Surabaya berharap pengetahuan sederhana ini dapat dipraktikkan secara mandiri di rumah masing-masing, sehingga kebiasaan mengolah sampah dapur menjadi produk bermanfaat tetap berlanjut setelah masa KKN berakhir. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan serta keinginan untuk segera mencoba pembuatan dekomposer cair di rumah.