BERITA TERKINI
Lima Tips Praktis Memulai Decluttering Agar Rumah Lebih Rapi dan Nyaman

Lima Tips Praktis Memulai Decluttering Agar Rumah Lebih Rapi dan Nyaman

Aktivitas yang semakin banyak dilakukan di rumah, seperti bekerja, sekolah, hingga berbelanja, dapat membuat hunian terasa penuh. Kondisi ini mendorong kebutuhan akan ruang yang lebih lega agar kegiatan sehari-hari bisa berjalan lebih leluasa.

Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah decluttering. Kegiatan ini bukan sekadar bersih-bersih, melainkan menyortir barang yang dimiliki, menyisihkan yang sudah tidak digunakan, serta menentukan mana yang perlu disimpan. Dengan begitu, rumah dapat menjadi lebih rapi dan nyaman, sekaligus membuka ruang yang sebelumnya tertutup oleh tumpukan barang.

Berikut lima tips praktis untuk memulai decluttering.

1. Mulai dari satu area terlebih dahulu
Agar lebih fokus, mulailah dari satu area rumah yang paling membutuhkan perubahan, misalnya ruang tamu, ruang kerja, kamar tidur, atau dapur. Kerjakan satu per satu secara perlahan agar prosesnya lebih terarah dan tidak terasa berat.

2. Gunakan metode empat kotak
Siapkan empat kotak kosong untuk membantu proses penyortiran. Setiap kotak digunakan untuk kategori berbeda: barang yang akan disimpan, dibuang, didonasikan, atau diperbaiki. Metode ini membantu pengambilan keputusan menjadi lebih sistematis.

3. Sediakan “maybe box” untuk barang tertentu
Setelah penyortiran awal, siapkan satu kotak khusus bertanda “maybe box”. Kotak ini diisi barang-barang yang masih diragukan untuk disimpan—misalnya karena terasa sayang dibuang atau dianggap mungkin dibutuhkan suatu saat nanti. Letakkan di tempat yang mudah dijangkau. Jika dalam tiga bulan tidak ada barang yang digunakan dari kotak tersebut, itu bisa menjadi tanda untuk melepasnya.

4. Atur lemari dengan organizer
Setelah memilih barang yang diperlukan, tahap berikutnya adalah menatanya kembali. Lemari dapat dimanfaatkan untuk menyimpan barang agar terlihat rapi, sementara kotak kecil atau sekat pemisah membantu mengelompokkan barang-barang berukuran kecil. Kebiasaan mengembalikan barang ke tempat semula juga penting agar lemari tetap terorganisir.

5. Jadikan decluttering sebagai rutinitas
Untuk mencegah penumpukan barang kembali terjadi, decluttering dapat dilakukan secara konsisten setiap tiga atau enam bulan sekali. Rutinitas ini membantu merapikan rumah menjadi lebih cepat dan tidak melelahkan, sekaligus memudahkan pencarian barang serta menciptakan suasana rumah yang lebih aman, nyaman, dan higienis.