BERITA TERKINI
Lima Street Food Legendaris di Jakarta: Dari Gultik Blok M hingga Seafood 68 Santa

Lima Street Food Legendaris di Jakarta: Dari Gultik Blok M hingga Seafood 68 Santa

Jakarta kerap identik dengan gedung pencakar langit dan ritme hidup yang serba cepat. Namun, di balik padatnya lalu lintas dan hiruk pikuk perkotaan, kuliner kaki lima tetap bertahan sebagai bagian penting dari identitas kota. Ragam jajanan jalanan—mulai dari yang manis hingga pedas, dari tradisional sampai modern—terus menjadi pilihan warga maupun pendatang yang ingin menikmati cita rasa khas Nusantara di tengah modernisasi.

Berikut sejumlah street food Jakarta yang dikenal legendaris dan kerap diburu pencinta kuliner.

1. Gulai Tikungan (Gultik) Blok M
Berada di tikungan Jalan Mahakam, kawasan Blok M, Gulai Tikungan atau Gultik dikenal sebagai kuliner malam yang ikonik. Gulai sapi ini berisi campuran urat, tetelan, hingga jeroan, disajikan dalam porsi kecil tetapi kaya rasa. Harganya disebut berkisar Rp10.000–Rp18.000, membuatnya ramai didatangi, terutama pada malam hari.

2. Roti Bakar Edi
Roti Bakar Edi menjadi salah satu ikon kuliner malam di Jakarta dan memiliki beberapa cabang. Menu yang ditawarkan beragam, dari pilihan rasa manis hingga gurih. Tekstur roti yang lembut dipadukan dengan topping yang melimpah menjadikannya kerap dipilih sebagai teman bersantai.

3. Warung Warindo Abang Adek
Berlokasi di kawasan Tomang, Warindo Abang Adek dikenal dengan mie pedas yang menantang. Tingkat kepedasannya disebut bisa mencapai 100 cabai. Sensasi pedas yang kuat berpadu dengan rasa gurih mie membuat tempat ini kerap jadi tujuan bagi pencinta makanan ekstrem.

4. Bubur Ayam Barito
Bubur Ayam Barito di kawasan Barito disebut ramai sejak pagi hingga malam. Bubur ini dikenal dengan rasa gurih dan topping yang melimpah, seperti cakue, kacang, ayam suwir, serta kerupuk. Aroma yang harum dan isian yang beragam membuatnya digemari banyak orang.

5. Seafood 68 Santa
Bagi penggemar makanan laut, Seafood 68 Santa dikenal sebagai salah satu destinasi kuliner yang ramai, terutama sejak buka pada sore hari. Menu yang tersedia antara lain otak-otak, kerang, kepiting, hingga ikan bakar. Tempat ini disebut kerap dipadati antrean karena bahan yang digunakan dinilai segar dan bumbu yang menggugah selera.