Blitar — Menyediakan beragam peralatan rumah tangga dan dapur dalam satu tempat dinilai memudahkan masyarakat memenuhi kebutuhan tanpa harus berpindah toko. Konsep tersebut diterapkan di salah satu toko peralatan dapur dan rumah di Kota Blitar, Sabtu, 21 Februari 2026.
Pemilik toko, Ibu Sinta, mengatakan pola belanja masyarakat kini cenderung mengutamakan kecepatan dan kepraktisan. Karena itu, tokonya menyediakan berbagai kebutuhan dalam satu lokasi, mulai dari alat masak, perlengkapan makan, hingga kebutuhan kebersihan.
“Pembeli sekarang maunya serba cepat. Jadi kami sediakan peralatan dapur dan rumah sekaligus. Mereka tidak perlu keliling ke toko lain,” ujar Ibu Sinta.
Menurutnya, konsep satu atap juga berdampak pada penjualan. Pembeli yang datang untuk mencari satu barang kerap membeli produk lain yang sebelumnya tidak direncanakan.
Salah satu pembeli, Rifa, mengaku terbantu dengan ketersediaan barang yang lengkap. Ia mengatakan awalnya hanya berniat membeli wajan, namun kemudian memilih membeli perlengkapan lain karena tersedia di tempat yang sama.
“Tadi niatnya cuma beli wajan. Tapi karena ada rak piring dan wadah makanan sekalian, jadi sekalian beli. Lebih hemat waktu,” kata Rifa.
Keberadaan toko dengan konsep satu atap ini dinilai efektif karena mempermudah pembeli sekaligus menguntungkan penjual. Selain praktis, pembeli juga dapat membandingkan berbagai kebutuhan rumah tangga dalam satu kunjungan.

