TikTok terus menjadi salah satu platform utama lahirnya konten viral di media sosial. Memasuki awal 2025, sejumlah tren bermunculan dan ramai diikuti pengguna, mulai dari penggunaan lagu tertentu, audio unik, hingga potongan wawancara yang dijadikan bahan konten kreatif.
Salah satu tren yang menonjol adalah “Virus Himmel Yungkai” yang menggunakan lagu Blue dari Yungkai. Lagu ini menggambarkan perasaan kesepian dan cinta dalam diam, sehingga banyak pengguna merasa terhubung dan memakainya sebagai latar video.
Tren tersebut juga kerap dikaitkan dengan anime Sousou no Frieren, terutama kisah karakter Himmel. Dari situ, muncul beragam kreasi, seperti video edit bertema anime hingga sketsa yang diadaptasi ke situasi kehidupan nyata.
Selain itu, perhatian pengguna TikTok juga tertuju pada audio AI dari kucing bernama Ethel, yang dikenal pula sebagai UIIA Cat. Audio ini disebut mengubah lagu-lagu populer menjadi versi yang terdengar lucu dan kemudian menyebar luas di platform.
Sejumlah lagu yang disebut ikut diubah ke versi UIIA antara lain Blue, Maps, hingga audio yang terkait dengan Squid Game. Audio tersebut kemudian dipakai dalam ribuan video kreatif dan menjadi salah satu tren yang dinilai paling unik.
Tren lain yang turut viral adalah video berisi quotes nyeleneh yang muncul dari sosok Pak Vincent. Dalam sebuah wawancara dengan Robby Maulids, jawaban-jawaban absurd Pak Vincent kemudian dipotong dan digunakan ulang sebagai materi konten.
Di sisi musik, lagu Garam dan Madu juga menyebar luas di TikTok. Lagu ini dikenal memiliki lirik yang menggunakan tiga bahasa dan menggambarkan perasaan rindu dalam hubungan, sehingga dianggap relevan oleh banyak pengguna.