BERITA TERKINI
Deretan Tren TikTok 2025: Dari Group 7, Audio Viral, hingga Aura Farming

Deretan Tren TikTok 2025: Dari Group 7, Audio Viral, hingga Aura Farming

Berbagai tren TikTok sepanjang 2025 menyebar cepat dan menarik perhatian pengguna dari beragam usia. Ragam formatnya pun luas, mulai dari video sederhana, potongan audio yang mudah diingat, hingga teknik editing yang membuat momen tertentu terasa lebih dramatis.

Di tahun ini, kreator terus menghadirkan konten yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Tren yang muncul tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga wadah ekspresi diri dan budaya—dari dinamika pertemanan, eksperimen editing, hingga konten yang menampilkan budaya lokal Indonesia dan menjangkau audiens global.

Salah satu tren yang menonjol adalah Group 7, yang berawal dari kreator Sophia James. Tren ini menggambarkan pertemanan secara ringan dan apa adanya. Formatnya menonjolkan kebersamaan, kejujuran, serta dinamika hubungan sosial yang terasa relevan dengan keseharian banyak pengguna.

Di sisi lain, tren sound kembali mendominasi. Audio promosi Jet2 Holiday dimanfaatkan untuk konten bernuansa humor, sindiran, hingga gambaran “liburan impian”. Sementara itu, potongan teriakan dari lagu Hozier kerap dipakai sebagai latar video emosional dan dramatis untuk memperkuat suasana yang ingin disampaikan kreator.

Teknik editing velocity juga ramai digunakan, terutama selama Ramadan 2025. Dengan pengaturan kecepatan video, kreator menonjolkan momen tertentu agar terlihat lebih berkesan. Efek ini banyak terlihat pada konten buka puasa bersama hingga gerakan simbolis yang dibuat lebih dramatis dan menarik perhatian penonton.

Dari penggunaan velocity, muncul tren turunan bertajuk “wut wut wut” yang memadukan efek perubahan tempo dengan musik remix. Lagu “Kutimang Adikku Sayang” versi remix menjadi pengiring utama, disertai gerakan joget khas yang membuat video tampil lebih ekspresif dan ramai ditiru.

Tren lain yang ikut mendunia adalah aura farming, istilah gaul yang menggambarkan seseorang tampil keren dan memikat secara alami tanpa terlihat berusaha berlebihan. Contoh yang banyak dibicarakan datang dari anak-anak penari dalam tradisi Pacu Jalur asal Riau. Aksi percaya diri mereka di atas perahu dinilai sebagai “aura farming” alami, menarik perhatian warganet internasional, sekaligus memperkenalkan budaya lokal Indonesia.

Selain itu, potongan doa Ayu Ting Ting untuk putrinya, Bilqis, juga menjadi salah satu audio paling viral. Sound tersebut berisi kalimat, “Ya Allah sayangi Bilqis, ya Allah lindungi Bilqis, ya Allah sehatkan Bilqis, ya Allah jaga Bilqis.” Audio ini sering dipakai sebagai latar video parodi dengan mengganti nama Bilqis menjadi nama sendiri, teman, atau objek tertentu, sambil menirukan intonasi khasnya. Kesederhanaan dan nuansa emosionalnya membuat sound ini cepat menyebar dan mudah diingat.