Gempa bumi yang terjadi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu, 15 Agustus 2026, masih menjadi perhatian publik. Hingga kini, gempa susulan dilaporkan terus berlangsung dan telah mencapai 10.232 kali getaran.
Di tengah situasi tersebut, Edukator Mitigasi Bencana Daryono Perwira Sakti menyampaikan kabar baik bagi masyarakat pesisir Kabupaten Ngada, Flores. Melalui akun X pribadinya, @daryono_eq_talk, Daryono menyatakan bahwa ancaman tsunami telah resmi berakhir.
“Kepada warga pesisir Kabupaten Ngada, Flores, NTT yang kami cintai, dengan penuh rasa hormat dan kasih, kami ingin menyampaikan kabar yang menenangkan hati bahwa ancaman tsunami telah resmi berakhir,” tulis Daryono.
Ia juga menyampaikan bahwa kondisi perairan di wilayah NTT kini telah kembali aman. Dengan demikian, masyarakat disebut dapat kembali beraktivitas di pantai dan melaut tanpa rasa cemas.
Daryono turut mengimbau warga yang masih bertahan di perbukitan atau lokasi pengungsian agar kembali ke rumah masing-masing, dengan catatan tempat tinggal masih dalam kondisi layak dan tidak mengalami kerusakan.
“Bagi sanak saudara kami yang saat ini masih bertahan di perbukitan atau tempat pengungsian, kami memohon dengan tulus dan lembut untuk berkenan kemabli ke rumah masing-masing, selama tempat tinggal Bapak dan Ibu masih berdiri kokoh, tidak retak, rekah, atau miring,” tulisnya.
Di akhir pernyataannya, Daryono mengajak masyarakat untuk kembali merajut ketenangan dan menjalani aktivitas sehari-hari di rumah masing-masing.