Jakarta — Atlet para atletik Taufik Abdul Karim mengungkapkan rasa bahagia dan syukur setelah menerima kabar bahwa pemerintah telah menyalurkan bonus bagi atlet peraih emas. Taufik, yang memecahkan rekor cabang atletik pada Asean Para Games 2025, menyebut pencairan bonus menjelang Lebaran menjadi momen yang tidak ia duga.
“Saya mendapat kabar dari koordinator atletik, bahwa bonus kepada para atlet sudah diberikan oleh pemerintah Selasa lalu. Saat dapat kabar tersebut perasaan saya campur aduk, senang, bahagia, gak menyangka pemerintah memberikannya pas di momen mau lebaran ini,” kata Taufik.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto dan masyarakat atas apresiasi terhadap perjuangan para atlet. Taufik menilai dukungan tersebut diberikan tanpa membedakan dengan atlet non-disabilitas.
“Terima kasih kepada Pak Presiden Prabowo atas apresiasinya. Kami bersyukur atas kepedulian Bapak kepada kami, tanpa membedakan dengan atlet normal. Kepada masyarakat, saya juga mengucapkan terima kasih karena sudah mensupport. Mohon dukung kami selalu sehingga bisa berprestasi ke tingkat yang lebih tinggi yakni Paralimpiade,” ujarnya.
Terkait pemanfaatan bonus, Taufik mengatakan telah menyiapkan rencana keuangan untuk masa depan. Ia menyebut sebagian bonus akan ditabung, diinvestasikan, serta digunakan untuk kebutuhan keluarga dan pendidikan anak.
“Kalau ditanya untuk apa bonusnya, sepertinya sama seperti teman-teman atlet lainnya yaitu ditabung. Secara pribadi selain ditabung, bonus yang didapat akan saya investasikan dan untuk memenuhi keperluan keluarga dan anak supaya bisa terus bersekolah,” katanya.
Taufik menilai besaran bonus yang diberikan pemerintah telah sepadan dengan perjuangannya, bahkan melebihi ekspektasi. Ia berharap pembinaan atlet dapat terus ditingkatkan, termasuk penguatan literasi keuangan dan jaminan masa depan setelah masa aktif berakhir.
“Saya dengar Pak Menpora sedang menyiapkan dana pensiun bagi para atlet. Semoga hal tersebut bisa terwujud, karena akan sangat membantu kami setelah pensiun. Selain itu saya berharap ada jenjang karir lain setelah tidak lagi aktif, misalnya membuka kesempatan menjadi ASN,” tutupnya.