BERITA TERKINI
Asal-usul Tren Video GENER8ION “STORM” yang Viral dan Banyak Dibuat Ulang dengan AI

Asal-usul Tren Video GENER8ION “STORM” yang Viral dan Banyak Dibuat Ulang dengan AI

Tren video di media sosial kembali memunculkan format koreografi yang menarik perhatian: satu orang berdiri diam di tengah deretan orang yang bergerak serempak. Belakangan, format ini ramai dibuat ulang, termasuk dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang memungkinkan karakter dan latar diganti-ganti, sementara pola gerak khasnya tetap dipertahankan.

Di tengah maraknya versi ulang tersebut, banyak warganet mempertanyakan asal-usul koreografi yang menjadi pusat tren. Format yang kini beredar luas itu diketahui berangkat dari proyek audiovisual “STORM” milik GENER8ION.

“STORM” merupakan proyek kolaborasi DJ dan produser asal Prancis Surkin dengan sutradara Romain Gavras. Video ini menampilkan Yung Lean sebagai pemeran utama dan dibagi menjadi dua bagian, yakni “STORM I” dan “STORM II”, yang dirilis pada April 2026.

Pada “STORM II”, nuansa video digambarkan berubah lebih teatrikal. Yung Lean tampil bersama sekelompok siswa berseragam yang melakukan koreografi energik dan serempak di tangga sekolah. Koreografi tersebut dibuat oleh Damien Jalet dan menjadi salah satu bagian yang paling ikonik dari video tersebut.

Berdasarkan laporan behind the scenes yang dibagikan Damien Jalet, adegan itu melibatkan 66 penari yang diatur dalam tujuh barisan. Mereka menjalani latihan selama dua hari, dengan lebih dari setengah penarinya disebut baru pertama kali merasakan pengalaman profesional sebagai penari. Hingga kini, video “STORM II” telah ditonton lebih dari 19 juta kali.

Potongan adegan dari “STORM II” kemudian menyebar dan menjadi tren di media sosial. Banyak kreator mempertahankan konsep satu sosok yang tampil berbeda di tengah kerumunan yang bergerak kompak, lalu menyesuaikannya dengan ide masing-masing. Seiring perkembangan tren, sejumlah konten baru juga memanfaatkan AI untuk mengganti karakter maupun latar dari adegan tersebut.

Fenomena ini membuat adegan dari video Yung Lean kembali muncul dalam beragam versi. Sebagian kreator menyebutnya secara terbuka sebagai “Yung Lean STORM trend” dan membagikan prompt untuk membuat ulang video serupa menggunakan generator video AI. Komedian Kenny Blaq juga disebut menggunakan referensi video Yung Lean untuk membuat teaser lagu barunya.

Namun, meluasnya penggunaan AI untuk meniru format visual tersebut memicu perdebatan di media sosial. Di satu sisi, sebagian warganet menikmati variasi versi baru yang bermunculan. Di sisi lain, ada pula yang mempertanyakan etika menjadikan karya seni audiovisual orisinal sebagai dasar reproduksi konten buatan AI.

Hingga kini, pihak Yung Lean dan GENER8ION belum memberikan komentar terkait viralnya karya mereka. Sementara itu, sebagian warganet mulai meminta kreator yang membuat versi AI dari tren “STORM” untuk tetap memberikan kredit kepada pembuat aslinya.