BERITA TERKINI
Angkringan Bang Mu’i, Salah Satu Spot Street Food yang Ramai Diburu di Pacitan

Angkringan Bang Mu’i, Salah Satu Spot Street Food yang Ramai Diburu di Pacitan

Pacitan selama ini dikenal sebagai kota seribu gua dan destinasi pesisir di selatan Jawa Timur. Namun, di balik daya tarik wisatanya, kota ini juga menyimpan sisi lain yang kerap luput dari perhatian, yakni budaya kuliner jalanan pada malam hari.

Di Pacitan, angkringan bukan sekadar tempat makan kaki lima. Kehadirannya menjadi bagian dari denyut kehidupan warga, terutama saat udara mulai dingin dan lalu lintas masih ramai. Di tempat sederhana dengan lampu temaram, orang-orang duduk lesehan, menyeruput teh panas, dan menikmati nasi kucing dengan lauk sederhana.

Angkringan juga menjadi ruang pertemuan lintas kalangan. Anak muda hingga orang tua, pelajar sampai pekerja malam, berbaur dalam obrolan hangat. Lebih dari urusan rasa, angkringan kerap dipandang sebagai budaya—titik temu antara makanan, cerita, dan kebersamaan.

Salah satu angkringan yang disebut populer di Pacitan adalah Angkringan Bang Mu’i. Lokasinya berada di Jl. RM Suryo, Barehan, Ploso, Pacitan. Tempat ini buka mulai pukul 08.00 dan tutup pada sore hari.

Meski tampil sederhana, Angkringan Bang Mu’i dikenal dengan suasana yang akrab. Pemiliknya, Pak Mu’i, disebut ramah dan murah senyum dalam melayani pelanggan.

Dari sisi menu, angkringan ini menawarkan gorengan hangat dan teh tarik yang disajikan dengan es batu. Selain itu, tersedia berbagai pilihan nasi bungkus, sate usus, sate telur puyuh, serta aneka camilan. Dengan karakter tempat yang bersahabat, Angkringan Bang Mu’i kerap menjadi pilihan untuk sarapan santai atau sekadar menikmati minuman manis sambil berbincang.