Street food Thailand dikenal menawarkan banyak pilihan makanan dengan harga terjangkau. Bagi wisatawan pencinta kuliner autentik, jajanan kaki lima di negara ini kerap dianggap sebagai salah satu daya tarik utama karena merepresentasikan tradisi dan budaya makan yang diwariskan turun-temurun.
Ragamnya pun luas, mulai dari kudapan ringan, makanan utama, hingga sajian manis yang bisa dinikmati kapan saja. Berikut deretan street food Thailand yang disebut wajib dicoba, dirangkum dari Bucket Listly serta beberapa rujukan lain yang disebutkan dalam data.
1. Wanton Mee
Wanton mee menjadi salah satu street food populer yang identik dengan mie kuning kenyal, pangsit berisi udang, sayuran segar, serta irisan char siu. Menu ini kerap dipilih untuk sarapan karena porsinya relatif ringan, namun tetap mengenyangkan dan memberi energi untuk memulai aktivitas. Perpaduan bumbu sederhana seperti minyak wijen, kecap asin, dan sambal menjadi kunci rasa, sementara banyak pedagang menyajikannya dengan gaya tradisional untuk menjaga keaslian cita rasa.
2. Khai Krata
Khai krata adalah telur goreng yang dimasak di wajan kecil dan populer sebagai sarapan tradisional. Hidangan ini biasanya diberi cincangan daging babi, sosis Cina, serta bawang goreng. Disebut sebagai perpaduan cita rasa Vietnam dan China yang kemudian beradaptasi dengan selera Thailand, khai krata kerap dinikmati bersama kopi susu khas Thailand dan roti lapis sederhana. Harganya yang terjangkau membuatnya digemari pekerja maupun pelajar yang membutuhkan sarapan cepat.
3. Patonggo
Patonggo merupakan camilan gorengan berbentuk donat mini, renyah di luar dan lembut di dalam. Di Thailand, makanan ini disebut sebagai adaptasi dari youtiao ala Tiongkok, yang kemudian mendapat sentuhan lokal—misalnya disajikan dengan susu kental manis atau selai kelapa. Patonggo juga sering disantap bersama bubur beras hangat. Penjualnya banyak dijumpai di pasar tradisional dan biasanya menggoreng langsung di depan pembeli.
4. Kanom Krok
Kanom krok adalah jajanan manis berupa kue kecil berbahan santan, tepung beras, dan kelapa, dimasak menggunakan cetakan besi khusus. Teksturnya garing di luar dan lembut di dalam, dengan rasa gurih sekaligus manis. Umumnya diberi tambahan seperti jagung manis, daun bawang, atau parutan kelapa sebelum disajikan hangat. Kanom krok mudah ditemukan di pasar pagi maupun pasar malam, dengan harga yang ramah di kantong.
5. Khao Mun Ghai
Khao mun ghai dikenal sebagai versi Thailand dari nasi ayam Hainan. Sajiannya terdiri dari nasi gurih, ayam rebus, sup hangat, dan saus cabai jahe. Menu ini populer karena porsinya lengkap, dianggap menyehatkan, serta relatif terjangkau. Salah satu rahasia kelezatannya disebut terletak pada nasi yang dimasak dengan kaldu ayam dan lemak, lalu dilengkapi kuah bening serta irisan timun segar untuk menyeimbangkan rasa.
6. Guay Taew
Guay taew merujuk pada beragam hidangan mie khas Thailand yang dapat disajikan berkuah maupun kering. Variasi mie yang digunakan antara lain mie telur, bihun kecil, bihun lebar, hingga soun transparan. Pilihan kuahnya pun beragam, mulai tom yum pedas, yentafo berwarna pink, hingga nam tok dengan kaldu daging sapi yang lebih pekat. Umumnya pembeli dapat menambah isian seperti bakso, irisan daging, sayuran, dan sambal cabai bubuk. Fleksibilitas ini membuat guay taew cocok disantap dari pagi hingga malam.
7. Khao Soi
Khao soi adalah mie kari khas Thailand utara yang terdiri dari mie rebus, kuah santan pedas, serta taburan mie goreng renyah. Dalam data, hidangan ini disebut disajikan dengan daging ayam atau sapi, ditambah acar sayuran, bawang merah, dan irisan jeruk limau. Ciri khasnya ada pada kuah kaya rempah dengan perpaduan rasa gurih, pedas, dan sedikit manis. Khao soi dikenal populer di Chiang Mai, dengan banyak warung yang mempertahankan resep turun-temurun.
8. Goong Ob Woonsen
Goong ob woonsen adalah udang yang dimasak bersama soun, jahe, dan aneka rempah dalam panci tanah liat. Cita rasanya gurih dengan aroma jahe dan bawang putih yang kuat. Proses memasaknya disebut memakan waktu, namun menghasilkan soun yang kenyal dan udang yang manis. Hidangan ini kerap disajikan dalam porsi besar untuk dinikmati bersama, dan menjadi salah satu menu yang digemari wisatawan.
9. Hoi Tod
Hoi tod merupakan omelet kerang ala Thailand yang dibuat dari campuran adonan tepung, telur, kerang, serta tauge. Hidangan ini dimasak di atas wajan datar besar, menghasilkan tekstur renyah namun tetap lembut di bagian dalam. Saat disajikan panas, hoi tod biasanya dilengkapi saus cabai manis pedas. Menu ini mudah ditemukan di pasar malam, termasuk di kawasan Chinatown Bangkok hingga Chiang Mai.
Secara umum, street food Thailand kerap dipandang sebagai cermin budaya kuliner yang kaya, menghadirkan perpaduan rasa gurih, manis, asam, dan pedas dalam hidangan yang sederhana. Namun bagi wisatawan Muslim, disarankan lebih selektif karena beberapa menu dapat mengandung daging babi atau alkohol dalam olahan bumbu.

